Sumbarmadani.com- Universitas Tamansiswa Padang (UNITAS) menerima kunjungan kehormatan dari delegasi University Teknologi MARA (UiTM) Malaysia pada Jumat (30/5/2025) di Ruang Sidang Prof. Haryono Suyono. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat antara kedua perguruan tinggi.
Delegasi UiTM dipimpin oleh Prof. Madya Ts. Dr. Nor Azma Binti Yusuf, Dekan Fakulti Perladangan dan Agroteknologi (FPA), didampingi oleh Prof. Madya Darius El Pebrian (Senior Lecturer), dan Dr. Shampazuraini Samsuri (Junior Lecturer), bersama sejumlah akademisi lainnya.
Rombongan disambut langsung oleh Rektor UNITAS, Prof. Dr. Irfan Suliansyah, MS, didampingi Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Milda Ernita, Ketua Prodi S2 Agroteknologi, Dr. Jamilah, serta unsur pimpinan lainnya.
Dalam sambutannya, Prof. Irfan menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar kunjungan persahabatan, melainkan langkah strategis memperkuat sinergi internasional yang telah dirintis sebelumnya. Ia menekankan pentingnya implementasi kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.
“Mudah-mudahan ini bukan hanya sebatas kunjungan persahabatan, tetapi lebih dari itu. Banyak hal dapat kita diskusikan dan kolaborasikan, seperti program matching grant, pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, hingga penyelenggaraan konferensi bersama,” ujar Rektor UNITAS.
Senada dengan hal tersebut, Prof. Madya Ts. Dr. Nor Azma menyambut baik kesempatan kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi lintas negara sangat penting untuk pengembangan teknologi pertanian dan pertukaran pengetahuan antar akademisi.
“Kunjungan ini sangat berharga untuk bertukar gagasan serta memperkuat kerja sama antar universitas, khususnya dalam bidang teknologi pertanian,” tuturnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, delegasi UiTM turut memberikan kuliah umum yang membahas perkembangan teknologi pertanian di Malaysia. Dalam paparannya, mereka menyoroti tantangan kekurangan tenaga kerja di sektor pertanian yang diatasi melalui penggunaan drone untuk pemupukan dan traktor otomatis, guna menarik minat generasi muda pada dunia pertanian.
Sementara itu, dari pihak UNITAS, Dr. Dedet Deperiky selaku Direktur Pusat Alih Teknologi dan Kawasan Sains Technopark (PATKST) juga menyampaikan kuliah umum bertema “Supply Chain Engineering: Robotic Smart Farming Technology Agriculture Base AI Vision.” Dr. Dedet menjelaskan bahwa UNITAS telah mengembangkan teknologi pertanian berbasis robotik dan kecerdasan buatan (AI) yang saat ini telah dimanfaatkan oeh petani di Sumatera Barat.
“Kami telah membangun empat ladang percontohan di desa binaan sebagai bentuk implementasi nyata teknologi pertanian berbasis AI yang diprakarsai oleh Rektor dan tim peneliti PATKST,” ungkapnya.
Kunjungan ini ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoU) antara UNITAS dan UiTM, serta MoA di tingkat fakultas dan Implementation Arrangement (IA) di tingkat program studi. Selain itu, turut diselenggarakan International Short Course Seminar yang diikuti mahasiswa S1 dan S2 Fakultas Pertanian UNITAS.
Melalui agenda ini, UNITAS kembali menegaskan komitmennya menjadi kampus berdaya saing global dengan memperkuat kemitraan strategis lintas negara, khususnya dalam pengembangan pertanian berbasis teknologi masa depan.








