• Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Ustadz Abdul Somad Ungkap Kekecewaan Mendalam: “Tak Sanggup Lagi Menginjakkan Kaki di Minangkabau”

jurnalis sumbar by jurnalis sumbar
2 tahun ago
in PERISTIWA, Sosial
257 13
Ustadz Abdul Somad Ungkap Kekecewaan Mendalam: “Tak Sanggup Lagi Menginjakkan Kaki di Minangkabau”
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sumbarmadani.com- Ustadz Abdul Somad (UAS), ulama yang dikenal luas di Indonesia, mengungkapkan kekecewaannya terhadap larangan berceramah bagi ustadz dari luar Sumatera Barat, yang diberlakukan oleh MUI Payakumbuh. Larangan ini, menurut MUI, diberlakukan karena adanya dugaan kuat terkait politik praktis. Namun, bagi UAS, keputusan ini bukan sekadar kebijakan biasa, melainkan menyentuh sisi emosionalnya yang mendalam.

Dalam pesan pribadi yang dikirimkan kepada salah satu timnya, Alnofiandri Dinar, pada Jumat, 18 Oktober 2024, UAS mengungkapkan perasaannya yang terkejut dan berat hati. Pesan yang masuk melalui WhatsApp tersebut berbunyi:

“Ambo ke bumi Minangkabau krn ambo merasa nyaman. Masalah hati. Setiap disambut dgn pencak silat, ambo manangi, tabayang nenek moyang Syaikh Abdurrahman dulu di Pagaruyung.”

UAS mengaku bahwa setiap kunjungannya ke Sumatera Barat selalu meninggalkan kesan yang mendalam. Dia merasa sangat dihargai oleh masyarakat Minangkabau, bahkan menyebut dirinya bukan sebagai tamu, melainkan bagian dari Minangkabau itu sendiri. Dia mengingat bagaimana Bupati Agam, Indra Catri, menyambutnya pada kunjungan pertamanya ke daerah tersebut, dengan penuh kehangatan dan kehormatan.

“Ustadz Abdul Somad bukan tamu undangan, tapi ombak nan suruik ka darek, pulang ka kampuang halaman,” kenang UAS, mengutip sambutan yang pernah disampaikan Bupati Agam, Indra Catri, pada saat itu.

Namun, dengan adanya larangan ini, UAS merasa sangat berat untuk kembali menginjakkan kaki di Sumatera Barat. Dalam pesan lanjutan kepada Alnofiandri, UAS menulis:

“Untuk menginjakkan kaki ke bumi Minangkabau, rasonyo sampai mati ndak kan sanggup ambo.”

Pesan ini mencerminkan kekecewaan mendalam UAS terhadap larangan tersebut, terlebih karena Sumatera Barat sudah dianggapnya sebagai kampung halaman yang selalu menyambutnya dengan tangan terbuka.

Dalam ungkapan emosional tersebut, UAS juga menyiratkan bahwa dirinya telah terlalu terikat secara emosional dengan Sumatera Barat, hingga keputusan untuk menjauh terasa begitu menyakitkan.

“Memang ndak boleh terlalu sayang. Agak talabiah raso ati ambo ka bumi Minangkabau,” tambah UAS dalam pesannya.

Kekecewaan UAS ini memicu reaksi dari masyarakat, terutama di Payakumbuh dan sekitarnya. Banyak yang menyayangkan keputusan larangan tersebut, mengingat UAS selama ini selalu diterima dengan hangat oleh masyarakat Sumbar. Namun, di sisi lain, pihak MUI Payakumbuh tetap berpegang pada argumen mereka tentang perlunya menjaga netralitas dan menghindari politik praktis dalam kegiatan keagamaan.

Perasaan mendalam UAS terhadap Sumatera Barat, serta hubungannya dengan masyarakat Minangkabau, menambah kompleksitas polemik ini. Larangan yang diberlakukan terhadapnya tak hanya soal ceramah, melainkan telah menjadi bagian dari dinamika emosi dan hubungan yang terbangun selama bertahun-tahun (*). 

Previous Post

PW KMTI Sumbar Menyayangkan Penolakan Tabligh Akbar UAS di Payakumbuh

Next Post

Kegaduhan Pasca Putusan MUI Payakumbuh Tolak Tabligh Akbar UAS, Muhammad Arif: Kami Akan Kawal Kehadiran UAS

Next Post
Kegaduhan Pasca Putusan MUI Payakumbuh Tolak Tabligh Akbar UAS, Muhammad Arif: Kami Akan Kawal Kehadiran UAS

Kegaduhan Pasca Putusan MUI Payakumbuh Tolak Tabligh Akbar UAS, Muhammad Arif: Kami Akan Kawal Kehadiran UAS

Recommended.

Pemko Padang dan Wakil DPRD Padang Amril Amin Sukses Selenggarakan Teluk Bayur Berlari

Pemko Padang dan Wakil DPRD Padang Amril Amin Sukses Selenggarakan Teluk Bayur Berlari

13 November 2023 | 08:35
Politik Generasi Milenial dan Pencitraan Politis di Era Digital

Politik Generasi Milenial dan Pencitraan Politis di Era Digital

25 Agustus 2022 | 20:50

Trending.

MITOS ATAU FAKTA PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG SETIAP SUKU JAMBAK PESTA PASTI HUJAN

MITOS ATAU FAKTA PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG SETIAP SUKU JAMBAK PESTA PASTI HUJAN

2 Juni 2023 | 21:41
Mudir Ma’had Aly Canduang Soroti Mekanisme Musda XI MUI Sumbar

Mudir Ma’had Aly Canduang Soroti Mekanisme Musda XI MUI Sumbar

13 Juli 2026 | 20:49
Keluarga Mahasiswa FEB Unitas Sukses Gelar Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa

Keluarga Mahasiswa FEB Unitas Sukses Gelar Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa

7 November 2023 | 03:23
TOLAK LGBT, FP BEM Sumbar GELAR AKSI MONOLOG

TOLAK LGBT, FP BEM Sumbar GELAR AKSI MONOLOG

11 September 2022 | 14:57
Desain Publikasi:

Desain Publikasi: Panduan Lengkap untuk Menciptakan Materi Visual yang Memikat

4 Juni 2023 | 19:49
Sumbarmadani.com

© 2023 MMG

  • Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV

© 2023 MMG

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In