Sumbarmadani.com- Tri Dharma Perguruan Tinggi mengamanatkan bahwa dosen tidak hanya bertugas mengajar mahasiswa, tetapi juga melakukan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Dalam rangka menjalankan tugas tersebut, sejumlah dosen dari Universitas PGRI Sumatera Barat (UPGRISBA) mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMPN 3 Satu Atap IV Jurai, Pesisir Selatan, pada Kamis, 9 Januari 2025.
Kegiatan pengabdian ini diinisiasi oleh para dosen dari Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Sosiologi. Tim dosen yang terlibat antara lain Sri Rahayu, M.Pd., Dra. Harisnawati, serta Dr. Yenni Melia, S.Sos., M.Pd. Mereka juga melibatkan dua mahasiswa, yaitu Debi Adinda Azri dan Abimanyu Andika Santoso. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Peningkatan Publikasi Karya Ilmiah untuk Pengembangan Profesi Guru di SMPN 3 Satu Atap IV Jurai.”
Ketua tim pengabdian, Sri Rahayu, M.Pd., menjelaskan bahwa kompetensi seorang pendidik saat ini tidak hanya diukur dari kemampuan mengajar di kelas, tetapi juga dari jumlah publikasi ilmiah yang dihasilkan. “Guru diharapkan tidak hanya fokus pada mengajar, tetapi juga dapat menuliskan gagasan mereka dalam bentuk karya ilmiah yang dapat dipublikasikan di buku maupun jurnal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa publikasi ilmiah guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Guru yang menulis dan mempublikasikan penelitian mereka berarti telah melakukan pengembangan profesi secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan kebijakan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia yang mendorong tenaga pendidik untuk terus mengembangkan keilmuannya.
Para guru SMPN 3 IV Jurai menyambut baik kegiatan ini dan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memahami pentingnya menulis dan publikasi ilmiah. Mereka menyadari bahwa publikasi ilmiah tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan profesionalisme, tetapi juga dapat menjadi referensi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas.
Kegiatan ini tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga dilengkapi dengan pelatihan teknis tentang bagaimana menulis artikel ilmiah yang baik dan benar. Para peserta diberikan pemahaman mengenai tata cara penulisan artikel, proses review jurnal, serta teknik penyusunan artikel yang layak untuk dipublikasikan di jurnal nasional maupun internasional.
Salah satu guru peserta, Masdi, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi program rutin. “Menulis adalah bagian dari pengembangan diri. Dengan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah, guru dapat berbagi pengalaman dan metode pembelajaran yang efektif dengan guru lainnya,” ungkapnya.
Selain memberikan materi dan pelatihan, tim dosen juga memberikan pendampingan kepada para guru dalam menyiapkan artikel ilmiah mereka agar siap untuk dipublikasikan. Pendampingan ini bertujuan agar para guru dapat lebih percaya diri dalam menyusun karya ilmiah yang berkualitas.
Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara Universitas PGRI Sumatera Barat dengan SMPN 3 IV Jurai. Selain itu, diharapkan pula semakin banyak guru yang terdorong untuk aktif menulis dan mempublikasikan karya ilmiah sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme mereka.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Universitas PGRI Sumatera Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat, khususnya dalam mendukung guru-guru untuk lebih profesional dan inovatif dalam mengajar. Ke depannya, diharapkan lebih banyak sekolah yang bisa merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian seperti ini (*).




