Sumbarmadani.com– Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat, Buchari Bachter, menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan membawa angin segar bagi ekonomi Indonesia. Dalam wawancaranya di Jakarta, Senin (21/10/2024), Buchari menilai pembentukan kabinet “Merah Putih” sebagai langkah awal yang strategis untuk menghadapi tantangan ekonomi nasional dan internasional.
Menurut Buchari, kombinasi Prabowo yang kaya pengalaman serta Gibran yang mewakili generasi muda modern, memberikan keseimbangan yang ideal dalam menjalankan roda pemerintahan. “Prabowo memiliki kredibilitas tinggi, dengan pengalaman diplomatik dan militernya, sementara Gibran membawa inovasi dan pemahaman teknologi digital yang sesuai dengan perkembangan zaman. Ini adalah sinergi yang sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia,” ungkapnya.
Buchari menyebutkan bahwa pelantikan Prabowo-Gibran, yang disaksikan oleh 33 kepala negara dan utusan khusus, mencerminkan kepercayaan internasional yang kuat terhadap kepemimpinan Prabowo. Kehadiran perwakilan dari negara-negara besar seperti China, Rusia, dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa Prabowo memiliki hubungan baik di kancah global, yang tentunya akan berdampak positif pada kerja sama ekonomi Indonesia di masa depan.
“Hadirnya 33 kepala negara dan utusan khusus membuktikan bahwa Prabowo sudah memiliki jaringan diplomatik yang kuat. Ini menjadi modal besar untuk menarik investasi asing, memperkuat perdagangan internasional, serta memudahkan Indonesia dalam mencapai target-target ekonomi jangka panjang,” ujar Buchari.
Lebih lanjut, Buchari menegaskan bahwa kabinet “Merah Putih” yang dibentuk adalah cerminan dari kesiapan Indonesia untuk menghadapi tantangan ekonomi global. Dengan struktur kabinet yang besar dan beragam, ia percaya bahwa setiap sektor strategis akan dikelola dengan baik, sesuai kebutuhan negara. “Komposisi kabinet yang besar ini memang sesuai dengan tantangan besar yang dihadapi Indonesia. Yang penting adalah bagaimana setiap menteri dapat mencapai target yang telah ditetapkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Buchari juga menyoroti pentingnya hubungan ekonomi dengan negara-negara besar seperti China dan India, yang memiliki populasi besar dan pertumbuhan ekonomi di atas 8%. Ia percaya bahwa Indonesia, di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, memiliki potensi yang sama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. “Kita bisa belajar dari India yang dulu dianggap negara miskin, tetapi sekarang menjadi kekuatan ekonomi global yang dapat bersaing dengan China. Indonesia juga bisa menempuh jalan serupa,” tambahnya.
Dengan visi Indonesia Emas 2045 sebagai arah jangka panjang, Buchari yakin bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran mampu membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat. “Pemerintahan baru ini harus memfokuskan diri pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pembangunan infrastruktur, dan inovasi teknologi. Hubungan baik dengan negara-negara besar akan mempercepat investasi di sektor-sektor penting ini,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Buchari berharap agar kabinet “Merah Putih” dapat segera bekerja dengan cepat dan efektif untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan. “Dengan dukungan yang kuat baik dari dalam negeri maupun luar negeri, saya optimis Indonesia bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam beberapa tahun mendatang, sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Buchari (YF).




