• Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home DAERAH 50 Kota

Akibat Guru Meminta Maaf Karena “Dipacaurikan” di 50 Kota, Mak Ipin Angkat Suara

Adjie Surya Kelana by Adjie Surya Kelana
3 tahun ago
in 50 Kota, DAERAH, PENDIDIKAN
147 6
Akibat Guru Meminta Maaf Karena “Dipacaurikan” di 50 Kota, Mak Ipin Angkat Suara
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Sumbarmadani.com – Polemik antara seorang Guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat beberapa waktu belakangan yang berkata kotor di lingkungan sekolah berakhir dengan video permintaan maaf melalui video klarifikasi oleh sang guru. Video tersebut dibuat dan disebarkan kepada publik yang sudah dilihat dan dikomentari oleh banyak pihak.

Pada video tersebut, seorang siswa kelas 6 melakukan tindakan yang tidak senonoh dengan menendang pintu kelas secara keras sambil mengeluarkan kata kasar “Pan***” kepada guru tersebut. Guru yang bernama Fermini  Wulansari kemudian juga mengucapkan “Ulangi Baliak” sambil memvideokan perilaku siswa yang sampai saat ini belum diketahui namanya tersebut.

Video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial tersebut, ditanggapi oleh banyak netizen di Sumatera Barat maupun Nasional. Atas kekisruhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota mengundang pihak guru tersebut beserta Koordinator Wilayah dan Perangkat Nagari setempat untuk mencari resolusi masalah yang terjadi.

Namun, tidak diketahui bagaimana prosesnya, Fermini yang merupakan guru CPNS di sekolah tersebut akhirnya membuat video klarifikasi permintaan maaf atas tindakannya yang dianggapnya sudah salah karena memvideokan permasalahan tersebut.

Tentunya, tindakan seorang guru yang meminta maaf atas tindakannya ditanggapi secara beda persepsi oleh berbagai pihak. Bahkan, banyak juga di media sosial yang menyampaikan “dunia lah tabaliak (dunia sudah terbalik-red)” karena sikap klarifikasi dan permintaan maaf tersebut. Selain itu, ada juga yang menanggapi dengan bahasa “ini dikarenakan tidak adanya mata pelajaran PMP di sekolah”.

MAK IPIN IKUT KOMENTARI

Komentar-komentar yang sangat banyak hadir tentang video klarifikasi permintaan maaf seorang guru kepada murid di SDN 07 Sariak Laweh, Kabupaten 50 Kota juga ditanggapi oleh seorang konten kreator dan komedian asal Sumatera Barat, Mak Ipin.

Mak Ipin pada postingan di akun Tiktoknya menyampaikan keheranan dirinya atas permintaan maaf yang dilakukan oleh pihak guru setelah bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten 50 Kota. Pada video tersebut, Mak Ipin menyampaikan kebingungan dirinya yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan tersebut.

“Halo, baa Dinas Pendidikan ko? Baa kok murid SD mampacaruikan gurunyo, aa gurunyo nan maminta maaf? Lah kanai amplop kalian ko? Nan salah malah kalian bela?” (Halo, bagaimana Dinas Pendidikan ini? Kenapa murid  SD yang berkata kasar pada guru, malah gurunya yang meminta maaf? Sudah dikasih amplop kah kalian? Kenapa yang salah kalian bela? (-red). Begitulah isi konten Mak Ipin pada akun tiktoknya yang sangat kecewa dengan kelanjutan kasus ini.

Sampai saat ini, masih banyak perdebatan pro-kontra tentang video klarifikasi yang sudah tersebar di dunia maya ini.

Previous Post

Studi Tiru ke MAN 1 Solok Plus Keterampilan, Kedatangan Siswa-Siswi MAN 2 Agam Disambut Meriah

Next Post

DPD KNPI Sumatera Barat Tandatangani Komitmen Mengawal Akhlak Generasi Muda

Next Post
DPD KNPI Sumatera Barat Tandatangani Komitmen Mengawal Akhlak Generasi Muda

DPD KNPI Sumatera Barat Tandatangani Komitmen Mengawal Akhlak Generasi Muda

Recommended.

FORHATI Bukittinggi Dilantik, “Sinergitas Harus Dibangun, Bukan Hanya Relasi Formal Saja”

FORHATI Bukittinggi Dilantik, “Sinergitas Harus Dibangun, Bukan Hanya Relasi Formal Saja”

27 Maret 2022 | 16:47
Jawab Tantangan Teknologi: D’Khalif Institute Dan Cita Technologi Kolaborasi Adakan Talkshow Bisnis

Jawab Tantangan Teknologi: D’Khalif Institute Dan Cita Technologi Kolaborasi Adakan Talkshow Bisnis

12 Juni 2022 | 16:58

Trending.

Masjid Jabal Rahmah Semen Padang Kembali Raih Juara 1 Pesantren Ramadan Terbaik Tingkat Kota Padang

Masjid Jabal Rahmah Semen Padang Kembali Raih Juara 1 Pesantren Ramadan Terbaik Tingkat Kota Padang

26 Maret 2025 | 03:19
Sumbarmadani.com

© 2023 MMG

  • Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV

© 2023 MMG

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In