• Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home NASIONAL

HMI sebagai Organisasi Perkaderan

Alifah Beninda Desfi by Alifah Beninda Desfi
3 tahun ago
in NASIONAL, OPINI
172 8
HMI sebagai Organisasi Perkaderan
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Perkaderan Hmi adalah suatu hal yang paling fundamental pada organisasi ini, dikarenakan perkaderan hmi melahirkan manusia-manusia yang berkualitas akademis serta mampu menjalankan amanat organisasi untuk mencapai tujuan tersebut. Yang dimana tujuan HMI temaktub dalam anggaran dasar HMI pasal 4 Tujuan, “Terbinannya insan akademis pencipta pengabdi yang bernafaskan islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridhoi allah swt”. Disitulah peran Badan Pengelola Latihan Himpunan Mahasiswa Islam untuk mampu berperan aktif untuk menciptakan kader – kader yang berintlektual dan memiliki moralitas tinggi untuk mampu menghadapi bonus demografi tahun 2045.
BPL hanya sebagai badan pembantu di HMI, akan tetapi ia mempunyai tugas, wewenang dan tanggung jawab yang sangat sentral dan berat di HMI. BPL HMI harus mampu memperbaiki dengan cara 1.Menganalisa tuntas persoalan- persoalan dengan pendekatan ilmiah,.yang didasari ketenangan hati serta pikiran jernih dalam persoalan yang dihadapi diseluruh cabang HMI Se-INDONESIA 2.Menemukan akar persoalan dari permasalahan mengenai kekeliruan dalam hal perkaderan. 3.Memberikan opsi pemecahan masalah kebangsaan. 4. Berintegrasi terhadap pilihan dan sikap akademik dan bahkan ideologis dan taktis Pendidikan serta pengajaran secara berkelanjutan (continue).
Bonus demografi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi eksistensi HMI. Indonesia akan mengalami periode bonus demografi yaitu pada tahun 2030-2040. Apabila bonus demografi ini bisa dikelola dengan baik dan profesional oleh pemerintah, maka Indonesia bisa mendapatkan besar. Misalnya, potensi rasio beban ketergantungan adalah perbandingan antara jumlahpenduduk usia nonproduktif dengan jumlah penduduk usia produktif. Dalam menjemput bonus demografi, tidak terlepas hadirnya generasi milenial yang akrab dengan smartphone dan akrab dengan teknologi. Misalnya, potensi rasio beban ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah penduduk usia nonproduktif dengan jumlah penduduk usia produktif. Dalam menjemput bonus demografi, tidak terlepas hadirnya generasi milenial yang akrab dengan smartphone dan akrab dengan teknologi. Namun, sejatinya generasi yang sering disebut Generasi Y ini, menurut para peneliti sosial sering kali dikelompokkan pada generasi yang lahir antara 1980-2000. Jadi bisa dikatakan, orang-orang yang masuk ke dalam kategori ini ialah generasi muda yang saat ini berusia 15-34 tahun.
Tantangan kader HMI, bagaimana berada di tengah generasi milenial. Roh organisasi tentunya ada pada proses regenerasi kader tantangan HMI jadi lebih besar baik secara Intenal maupun Eksternal, melihat karakteristik generasi Milenial yang begitu apatis hingga individual. Organisasi harus memiliki roadmap yang jelas, transformasi Himpunan menuju ekosistem digital merupakan syarat mutlak untuk menjelma menjadi organisasi modern, memanfatkan seluruh kecanggihan teknologi dalam mengelola organisasi yang tak bisa dihindari termasuk kelengkapan infrastruktur organisasi dalam meningkatkan kinerja tata kelola administrasi dan fungsi rutin operasional internal.
Hadirnya teknologi informasi, mamberikan terobosan himpunan dalam mengambil keputusan-keputusan srategis yang harus berbasis pada Data Decisision Support System (DSS), dan juga rencana rencana strategis organisasi dapat disinergiskan dengan seluruh entitas organisasi disetiap tingkatan. Seluruh keputusan organisasi semuanya dapat terukur dan terevaluasi dengan jelas, sehingga monitoring dan evaluasi gerak roda organisasipun terkendali.
HMI mulai melupakan tradisi dan budaya intelektualnya. Dalam sejarahnya HMI banyak melahirkan cendekiawan muslim dari generasi ke generasi, seperti pemikir Islam sekaliber Lafran Pane, Dahlan Ranuwiharjo, Deliar Noor, Azyumurdi Azra, Nurcholish Madjid, Dawam Rahardjo, Endang Saifuddin Anshari serta banyak para pemikir lainnya yang lahir dari rahim HMI. Namun beberapa dekade terakhir HMI seakan kehilangan sosok cendekiawan yang memiliki pemikiran visioner bagi masa depan. Apabila budaya intelektual HMI terus tergerus oleh digitalisasi, maka mau tidak mau kader HMI harus menggali lubang kuburannya sendiri ditengah berbagai tantangan disrupsi digital.

Kuatnya idealisme dan tradisi intelektual yang melekat dalam kultur organisasi semakin luntur adapun demoralisasi justru saat usianya semakin matang di tengah silang sengkarut persoalan umat dan bangsa, isu keagamaan, sosial, politik, hukum, dan isu lainya, HMI tak terdengar memiliki gagasan yang bisa menjadi sumber rujukan HMI terkesan tak mampu lagi menjaga independensinya sebagai marwah organisasi di tengah kuatnya tarik-menarik kekuatan partai politik barangkali, akibat mentalitas pragmatisme inilah yang menjadikan HMI tak lagi memiliki pamor di tengah mahasiswa dan masyarakat.
Belakangan ini, ada fenomena menarik, banyak kader HMI memilih jalur politik praktis karena adanya kedekatan emosional atau kepentingan senior terhadap juniornya. Orientasi kader kadang tidak lagi bersinergis dengan tujuan himpunan yang sesungguhnya, ruang aktualisasi menjadi lebih sempit, titik fokus kader hanya politik praktis. Hal ini menjadi tantangan perjuangan HMI saat ini. Bagaimana tetap merawat khitah organisasi sebagai media perjuangan umat dan bangsa dalam amarmakrufnahimunkar Kedepan, agaknya, tantangan HMI semakin berat, tak hanya bagaimana tetap merawat khitah organisasi, tapi juga perubahan karakter generasi. *Robby

Tags: HIMPUNAN MAHASISWA ISLAMhmikahmimnkahmiPB HMI
Previous Post

Dosen Universitas Andalas Dr. Khairul Fahmi Meraih Penghargaan Penulis Buku Terbaik Perpustakaan Nasional 2023

Next Post

Dialog Pemuda Lintas Agama di Gabuo Beach: Meningkatkan Kerukunan Beragama di Kota Padang

Next Post
Dialog Pemuda Lintas Agama di Gabuo Beach: Meningkatkan Kerukunan Beragama di Kota Padang

Dialog Pemuda Lintas Agama di Gabuo Beach: Meningkatkan Kerukunan Beragama di Kota Padang

Recommended.

KPU Sumbar Tunggu Pengiriman Surat Suara Pengganti yang Rusak dan Kurang

KPU Sumbar Tunggu Pengiriman Surat Suara Pengganti yang Rusak dan Kurang

30 Januari 2024 | 08:49
Livestock Expo 2024 di Payakumbuh Dongkrak Kemajuan Industri Peternakan Sumatera Barat

Livestock Expo 2024 di Payakumbuh Dongkrak Kemajuan Industri Peternakan Sumatera Barat

30 Oktober 2024 | 21:00

Trending.

Masjid Jabal Rahmah Semen Padang Kembali Raih Juara 1 Pesantren Ramadan Terbaik Tingkat Kota Padang

Masjid Jabal Rahmah Semen Padang Kembali Raih Juara 1 Pesantren Ramadan Terbaik Tingkat Kota Padang

26 Maret 2025 | 03:19
Sumbarmadani.com

© 2023 MMG

  • Disclaimer
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • Padang
    • Agam
    • 50 Kota
    • Bukittinggi
    • Dharmasraya
    • Mentawai
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman Barat
    • Pasaman Timur
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • PENDIDIKAN
  • PEMILU
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • LAINYA
    • PERISTIWA
    • TEKNOLOGI
    • PARIWISATA
    • Madani TV

© 2023 MMG

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In