Sumbarmadani.com- Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, terlibat dalam dialog bersama masyarakat Kabupaten Tanah Datar dalam kegiatan “Desak Anies edisi Sumbar” di Lapangan Cindua Mato, Kabupaten Tanah Datar, pada Rabu (3/1).
Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 mengapresiasi tradisi dialog dan musyawarah yang kuat di masyarakat Sumbar, menyebutnya sebagai upaya logis dan berpikiran terbuka.
“Saya ingin sampaikan terima kasih kepada masyarakat Minang yang pada siang hari ini kumpul bersama di Tanah Datar untuk membahas persoalan-persoalan kebangsaan dan kenegaraan,” ujar Anies kepada wartawan usai acara.
Anies menyoroti beberapa program prioritas yang diusungnya untuk Sumatera Barat. Pertama, dalam mengatasi kontur wilayah Sumatera yang berkelok-kelok, Anies menekankan pentingnya infrastruktur kereta api yang merata dan adil untuk masyarakat Sumbar.
“Reaktivasi jalur kereta api, khususnya jalur Sawahlunto hingga Batu Tabal, selain untuk penumpang dan logistik, juga berpotensi untuk pariwisata karena melewati lokasi tambang batubara ombilin yang merupakan warisan dunia UNESCO,” paparnya.
Selain itu, perbaikan jalan nasional tanpa biaya juga menjadi fokus program Anies. Tidak hanya itu, Anies berkomitmen untuk mendirikan embarkasi haji di Sumbar sebagai upaya meningkatkan efisiensi keberangkatan jemaah haji.
“Insyaa Allah kita akan menjadikan Sumatera Barat salah satu tempat embarkasi haji untuk berangkat dari Indonesia, agar lebih banyak tempat supaya lebih efisien dan di Sumatera Barat dan beberapa kawasan sekitar sini merupakan tempat asal jemaah haji yang cukup banyak,” ungkapnya.
Anies juga memberikan perhatian pada sektor olahraga di Sumbar dengan merencanakan pembangunan stadion berstandar FIFA. Dia menyatakan niatnya untuk membangun stadion tersebut, termasuk melalui revitalisasi Stadion H Agus Salim.
“Kita bisa revitalisasi Stadion H Agus Salim misalnya, supaya Stadion H Agus Salim nanti berstandar FIFA,” tandasnya.
Dengan dialog ini, Anies Baswedan menjelaskan rancangan programnya yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dan mendukung perkembangan Sumatera Barat. (*)




